Menu Add
Free Traffic for your blog or website

Diupload pada 28 Agt 2017

Maraknya pemberitaan di media televisi dan media sosial tentang buruknya pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Martapura membuat Ketua Komisi IV DPRD OKU Timur Fenus Antonius mengambil tindakan tegas. Fenus Antonius beserta anggota komisi IV DPRD OKU Timur melakukan sidak ke RSUD Martapura usai menghadiri sidang rapat paripurna di aula kantor DPRD OKU Timur, Senin (24/7/2017).

Berdasarkan pantauan kabartuntas.co.id, tampak jelas raut muka kekesalan dan kesedihan yang bercampur jadi satu di wajah orang nomor satu di komisi IV DPRD OKU Timur tersebut saat Fenus Antonius melakukan sidak dan berinteraksi langsung dengan beberapa pasien yang dirawat inap di RSUD Martapura tersebut. Beberapa pasien mengakui bahwa meskipun mereka (pasien) peserta BPJS, tetapi mereka tetap harus membeli obat-obatan di apotik dengan biaya sendiri.

Sementara itu, Kasubbag Umum RSUD Martapura yang dikonfirmasi langsung oleh Fenus Antonius mengakui tentang adanya kekosongan dan keterlambatan ketersediaan obat-obatan di RSUD Martapura tersebut.

Fenus antonius yang diwawancarai awak media setelah melakukan sidak mengaku sangat miris melihat keadaan dan pelayanan RSUD yang sangat buruk tersebut dan menilai Direktur RSUD Martapura tidak mampu dalam menjalankan tugas.

“Sangat disayangkan, kami temukan beberapa pasien yang dirawat inap disini (RSUD Martapura – red) menggunakan BPJS tapi membeli obat di apotik luar dengan biaya sendiri dengan resep dari dokter. Kami sudah konfirmasi dengan pihak rumah sakit dan mereka menjawab bahwa keterlambatan obat karena pesanan obat melalui e-katalog belum datang. Pertanyaan kami, ini sudah bulan delapan, tapi mengapa pengadaan obat masih belum datang, sedangkan anggaran tahun ini tinggal empat bulan lagi. Kami akan sampaikan pada Ketua DPRD saat rapat kerja nanti, kami anggap Direktur RSUD Martapura tidak mampu menjalankan tugas dan kami akan usulkan untuk mengganti Direktur RSUD karena kejadian seperti ini sudah sering terjadi,” ungkapnya.

Fenus Antonius menghimbau kepada masyarakat OKU Timur, untuk datang dan melaporkan secara langsung ke komisi IV DPRD OKU Timur bila masih ada keluhan tentang pelayanan RSUD Martapura tersebut.

“Kami sampaikan kepada Masyarakat OKU Timur, jangan sungkan-sungkan menyampaikan apa yang menjadi keluhan mereka kepada kami. Kami siap memperjuangkan, karena inilah tugas kami, dipilih untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat,” tuturnya.

Fenus Antonus juga berjanji akan menyampaikan permasalah kekosongan obat-obatan di RSUD tersebut kepada Ketua DPRD dan Bupati OKU Timur untuk segera menindaklanjuti permasalahan kekosongan obat-obatan tersebut

TERCYDUK PASANGAN M35UM!!! | BANDUNGAN SURGA LELAKI HIDUNG BELANG
Duration: 6:14
keluarga peserta BPJS mengamuk
Duration: 1:45
Menolak Pasien, Direktur Rumah Sakit di Kotamobagu Ini Diperiksa Polisi
Duration: 1:15
Keluarga Pasien BPJS Mengamuk - iNews Petang 16/11
Duration: 1:30
Viral! Rumah Sakit Tolak Pasien
Duration: 3:30
SIDAK DI SAMSAT, GANJAR MINTA KEMBALIKAN UANG PUNGLI
Duration: 9:26
RSUD Kota Bekasi Akhirnya Mengakui Tolak Pasien BPJS
Duration: 2:25
Bobroknya pelayanan di rs bahteramas kendari yg dmn oknum dokter mengusir pasien dari rs tsb0
Duration: 4:36
Ditilang 3× Sehari | DUCATI MONSTER - stnk fotokopian tercyduk
Duration: 11:00
RS Pungut Biaya Obat Pasien BPJS, Ketua DPRD Binjai Marah
Duration: 1:53
Dirut RSUD Banten Dwi Hesti Hendarti Akhirnya Ditahan
Duration: 2:57
Sidak Gubernur Banten Malam Hari ke RSUD Banten
Duration: 7:01